Pedagang di Los Sepi Harus Rajin Cari Orderan

Tanah Abang—Pedagang di Pusat Grosir Tanah Abang yang menempati los-los sepi harus pandai-pandai mencari orderan ke luar, kalau ingin bertahan dan tetap mendapat keuntungan, karena bagi pedagang di los-los sepi pembeli langsung tak bisa diharapkan.

Nederlands: Negatief. Mensen vangen vis in de ...

Nederlands: Negatief. Mensen vangen vis in de vliet van Tanah Abang in Weltevreden, Java (Photo credit: Wikipedia)

Seperti dituturkan Ramli (45), pedagang di Los C, Lantai B1, Blok B. “Pembeli langsung tak bisa terlalu kita harapkan, karena kios kita terletak di lokasi yang kurang strategis, jadi kita harus pandai dan gesit mencari orderan ke luar,” katanya.

Menurut Ramli, kios strategis yang biasanya ramai didatangi pembeli adalah yang berada di dekat lift (elevator) atau eskalator, karena langsung tertangkap mata calon pembeli, kios-kios yang jauh dari sarana akses per lantai ini biasanya terabaikan, karena calon pembeli malas mencari, apalagi bagi kios-kios yang terletak jauh di lantai sepi.

“Kita yang jauh dari eskalator atau lift ini hanya bisa berharap untung-untungan ditemukan, terutama oleh calon pembeli yang memang hobi belanja atau gigih mencari dan mendapatkan barang yang diinginkannya,” tambah Ramli.

Jidah Nashwa Naiya (50), pedagang yang menyewa kios di Los D, Lantai B1, Blok B membenarkan. “Kalau mengaharapkan jual beli konvensional, atau yang datang langsung ke kios kita ya susah karena lokasi kios kita kurang menguntungkan, saya mencari orderan ke luar, tapi kios tetap perlu untuk pembeli tekun yang lewat sewaktu-waktu,” katanya.

Menurut Jidah yang mengkhususkan diri dalam penjualan mukena dan perlengkapan shallat, dia bekerja sama dengan perusahaan biro perjalanan umroh dan supermarket seperti Giant. “Kalau tidak begitu bisa-bisa saya nggak bisa bayar sewa kios,” katanya. “Karena permintaan saat ini benar-benar sepi, calon pembeli yang lewat bisa dihitung dengan jari, daerah sepertinya juga tidur panjang,” ucapnya lagi.

Blok B Pusat Pasar Grosir Tanah Abang yang baru Juni 2010 dioperasionalisasikan memang masih sepi pembeli dan penyewa kios. Lantai yang ramai dengan kios buka dan transaksi jual beli adalah lantai 2, 1, G (Ground) atau GF (Ground Floor), LG (Lower Ground), dan GLG atau SLG (Semi Lower Ground), lantai 3, 3A, 4 dan 5 sepi, tak banyak kios buka dan sangat minim transaksi. Rolling door Los A sampai I-nya tertutup rapat dan digembok.

Blok B Pusat Pasar Grosir Tanah Abang terdiri dari 17 lantai ditambah lantai atap. Ke-17 lantai itu dari atas adalah Lt. 11, 10, 9, 8, 7, 6, 5, 3A (karena angka 4 dianggap tidak hoki), 3, 2, 1, G, LG, SLG, B1, B2, B3. Lantai 6, 7, 8, 9, 10, 11 dan B3 digunakan untuk lahan parkir. Lantai 5, 3A, 3, 2, 1, G, LG, SLG, B1, B2 adalah pusat grosir berbagai produk tektil dan aksesoris. Busana muslim merupakan komoditi jualan yang paling dominan di Blok B

 

 

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s