Penjaga Toilet Jati Bunder

Kawasan pemukiman padat Jati Bunder memiliki banyak hal-hal unik, terutama bila dilihat dari kacamata orang-orang yang tak terbiasa hidup dengan suasana kehidupan di Tanah Abang.Karena kondisi rumah yang super sempit nyaris semua warga tak memiliki toilet dan kamar mandi dalam rumah.Untung ada yang berinisiatif menyediakan jasa toilet dan kamar mandi umum.

Toilet ini umumnya terdiri dari 3 – 6 pintu kamar mandi dan WC untuk mandi, BAB (buang air besar) dan BAK (buang air kecil). Bagi yang ingin mencuci tersedia lagi semacam petilasan di bagian depan, tapi hanya cukup untuk satu pelanggan saja. Tarif toilet dan kamar mandi umum ini Rp 500 – Rp 1.000, tergantung keperluannya.

Kebanyakan pemilik kamar  mandi dan toilet umum ini tinggal agak jauh dari kamar mandi dan toilet umum miliknya. Untuk mengelola penghasilan mereka  menyuruh sanak keluarga atau pekerja menjaganya. Untuk keperluan itu mereka dibuatkan semacam pos di samping pintu masuk.

Salah satu toilet dan kamar mandi umum itu dijaga Akhmad (23). Jam kerja Ahkmad tergolong gila, karena dimulai dari  pukul 04.00 subuh sampai pukul 23.00 WIB. Maklum, anak-anak sudah bersiap-siap berangkat sekolah sesudah subuh, dan banyak orang buang air serta mengambil wudhu untuk shallat subuh.Para pekerja rata-rata sampai di rumah pukul 21.00 – 22.00 WIB, mereka perlu mandi agar bisa tidur.Dan Ahkmad terperangkap dalam rutinitas itu karena tuntutan bisnis keluarga.

Sulit dipercaya tapi begitulah, selama 19 jam setiap hari tujuh hari seminggu Akhmad berada dalam posnya, menunggui ratusan orang BAB, mandi dan mencuci.Tak ada kursi atau kasur di posnya, hanya selembar tikar dan bantal gombal. Teman setia Akhmad adalah sebuah BB Gemini dan HP merk Samsung  yang terus saja dimainkannya bergantian, sambil menerima duit dari para pengguna kamar mandi dan toiletnya yang keluar masuk tiada henti.Akhmad hanya berhenti saat makan atau mandi. Makanannya banyak, tergantung apa yang lewat, tapi yang paling disukainya adalah mie ayam dan bakso. Kalau malam dia kadang-kadang makan nasi goreng dan sate ayam Madura. Untuk minumnya Akhmad memesan kopi dari warung-warung kopi yang banyak terdapat di kamar-kamar sewaan di depan posnya.

Akhmad berganti shift dengan Bakri (24) setiap dua minggu sekali. Itu kalau Bakri tak mangkir atau membuat alasan ada  keperluan di luar kota. Kalau itu terjadi bisa-bisa sampai sebulan Akhmad mangkal di posnya, tanpa banyak bicara dan hanya sesekali saja tersenyum.Dia memang pendiam dan tak peduli sekitar. Pokoknya masuk bayar, lalu gunakanlah fasilitas kamar mandi dan toilet atau cuci yang rutin dibersihkan Akhmad setiap pagi dan malam, sepuasnya.

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s