Mukena Bukittinggi Susah Laku

ImageDi Blok F1 banyak pedagang menjual mukena dan perlengkapan shallat lainnya. Hampir semua kios di Lantai 1 dan 2 dipenuhi aneka macam mukena, pakaian ihram, busana umroh dan haji, sajadah, gamis, baju koko, tasbih, peci dan banyak lagi. Mukena merupakan yang terbanyak dipajang, perlengkapan shallat kaum wanita ini memang mendominasi, baik model, motif maupun bahannya. Harganya pun bervariasi, dari Rp 25.000 sampai Rp 1 juta, tergantung bahan dan popularitasnya.

Mukena banyak diproduksi oleh sentra-sentra konveksi di Tasikmalaya, Solo, Tangerang, Bukittinggi dan yang terbaru Klungkung dan Karangasem Bali.Umumnya dibuat dari bahan yang ringan, nyaman dipakai, bisa dilipat jadi kecil dan kuat. Bahan-bahan yang lazim dipakai untuk membuat mukena adalah  sutera, katun dan parasut. Kain Bali yang lebih tipis dan lentur kini juga mulai banyak digunakan terutama untuk mukena Bali yang mulai banyak dicari Ramadhan tahun ini.

Menurut Mulyadi (40), pedagang mukena  di Los BKS Lantai 1 Blok F1, mukena berbahan baku sutera adalah yang termahal. “Yang berbahan baku sutera paris itu misalnya harganya Rp 1 juta,” katanya sambil menunjuk seperangkat mukena yang dipajang pada manekin di depan kiosnya. “Yang termurah dari katun, harganya ada yang Rp 25.000,” katanya menunjuk tumpukan tas-tas kecil berisi mukena dalam tokonya.

Diungkapkannya mukena merupakan perlengkapan shalat yang selalu saja laris dijual setiap tahun, karena tampaknya wanita tak suka memakai mukena yang sama setiap tahun. “Banyak terus yang beli,” katanya.

Mul yang menjual bermacam-macam mukena di kiosnya, dari yang warna-warna polos sampai kaya rumbai-rumbai dan bordir, dari yang untuk wanita dewasa sampai remaja dan anak-anak dengan aneka pernik-pernik dan gayanya, menambahkan saat ini yang sedang trend adalah mukena Bali. “Banyak yang cari bulan puasa kemarin, harganya Rp 160.000 – Rp 240.000, tampaknya disukai karena berbahan halus, enteng, mudah dilipat dan nyaman di badan,” katanya.

Yang sulit dijual adalah mukena Bukittinggi, karena agak tebal, penuh bordir dan mahal, namun tetap saja ada yang mencari,” katanya lagi.

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s