Situs-situs Penting di Tanah Abang–Kali Krukut Riwayatmu Kini

Nederlands: Negatief. Mensen vangen vis in de ...

Nederlands: Negatief. Mensen vangen vis in de vliet van Tanah Abang in Weltevreden, Java (Photo credit: Wikipedia)

ImageImageKali Krukut sejatinya adalah kali sepanjang 40 kilometer yang mengalir dari Situ Citayam, Kabupaten Bogor melewati Depok, Jagakarsa, Cilandak, Pasar Minggu, Kemang, Mampang Prapatan, Tendean, Gatot Subroto, Pejompongan, Setiabudi, dan terengah-engah di Tanah Abang.  Dari Tanah Abang berkelak-kelok lagi menuju Pecinan Glodok, lalu bercabang di bawah Jembatan Toko Tiga Pancoran, melewati Pertokoan Gloria sampai di Bawah Jembatan Harco kemudian berbelok ke arah timur laut sejajar dengan Jl. Pinangsia sampai Glodok Plaza – Sawo Kecik lalu bertemu dengan Kali Ciliwung. Saat ini cabang itu sudah tak ada karena telah diuruk, yang tersisa sekarang hanya sedikit ujungnya yang bisa dilihat dari jembatan di belakang Glodok Plaza ke arah Ryswyck di selatan yang sekarang sudah ‘diluruskan’ melewati tengah-tengah Jl. Cideng (Tarik Rafii Blogspot 2012).

Warga Tanah Abang sekarang mengenal Kali Krukut sebagai sepenggal kali penuh sampah dengan airnya yang kelabu kehitaman dan berbau busuk. Airnya mengalir dengan susah payah melewati kawasan Lontar Raya, Blok C, melintasi Jl. Kebon Jati,  membelah Blok F, belakang Blok AURI Alfa dan berbelok di Tanah Abang Bukit terus ke Kebon Sirih, Medan Merdeka Barat dan seterusnya.

Padahal Kali Krukut dulu adalah sarana transportasi yang sangat vital di Tanah Abang. Dia menghubungkan kawasan ini dengan Menteng, Senen, Gambir (weltervreden), dan Kota. Berbagai perahu dan rakit bambu (getek) hilir-mudik membawa berbagai muatan di atasnya, dari sayur-mayur, barang kelontong, tekstil, sampai kayu untuk bahan bangunan.

Selain itu Kali Krukut juga merupakan tempat plesir bagi orang-orang Belanda dan orang lokal, beberapa foto yang diambil pada awal abad ke-20 memperlihatkan bagaimana bersih dan terawatnya bantaran kali ini dan bagaimana jernihnya airnya sehingga orang tak segan-segan berendam dan membasuh rambut di dalamnya. Rumput yang subur dan pepohonan rindang yang tumbuh di bantarannya menambah asri kali ini.

Amiruddin alias Tatang (54), warga Jl. Lontar Bawah, Kebon Melati masih bisa mengenang saat dia dan teman-teman sekampungnya mandi berenang di Kali Krukut.“Dulu jernih banget tu airnya, nggak butek dan bau kaya sekarang,” kata security di Blok F1 ini mengenang.“Saya dan teman-teman di Jl. Lontar suka mandi-mandi dan berenang di situ, pakai ban dalem atau batang pisang,” tambah dia.

Bang Uci atau Sanusi Saleh (69), tokoh masyarakat Betawi  Tanah Abang menambahkan selain berair sanggat jernih dan ditumbuhi rumput pendek, pinggiran Kali Krukut juga berpasir layaknya pantai. “Banyak kerang-kerang kecil di pasir itu,” kata H. Uci.

Di kawasan Karet Tengsin, Kuningan, tampilan Kali Krukut agak beda. Menurut Irwan Syafei (80), Kali Krukut di bagian itu memiliki banyak buaya.Setiap siang buaya-buaya berbadan sampai 50 – 80 sentimeter lebarnya dan 4 meter panjangnya itu suka berjemur di pinggir kali sambil membuka rahangnya selebar mungkin. Mreka menjebak lalat dengan bau mulutnya, lalat yang berkerubung dalam mulut yang bau itu suatu saat akan lenyap ke dalam perut buaya saat rahangnya dikatupkan secara tiba-tiba.

“Saya dan teman-teman suka melempar buaya-buaya itu dengan batu, tapi mereka tak peduli dan terus saja berjemur,” kata Babe Irwan mengenang.

Kini Kali Krukut di Tanah Abang telah termehek-mehek menahan beban urbanisasi.Tubuhnya compang –camping dipenuhi bermacam-macam sampah rumah tangga. Dari plastik sampai puing kayu, dari perca kain sampai solar bekas, dari bangkai ayam sampai kasur busa, dari plastik sampai tempat tidur, dari terpal rombeng sampai sisa buangan pabrik tempe dan tahu dan banyak lagi macamnya. Ironis, padahal dia bersama Kali Ciliwung dan Kali Cisadane merupakan bagian integral dari sistem drainase ibukota. Ketidakpedulian pada Kali Krukut pada gilirannya akan mendatangkan bencana banjir bagi warga Jakarta, bukan Tanah Abang saja. Telah terbukti beberapa kali ketika Kali Krukut meluap, aktivitas Pusat Grosir Tanah Abang pun langsung lumpuh, tidak bergerak.

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s